EVALUASI KINERJA JARINGAN DAERAH IRIGASI UNDA

SUWITRA, I KOMANG KOAT (2025) EVALUASI KINERJA JARINGAN DAERAH IRIGASI UNDA. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Ngurah Rai.

[img] Text (Abstrak)
WhatsApp Scan 2026-09-22 at 10.34.42.pdf
Restricted to Registered users only

Download (11MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 1 (3) (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (666kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 2 (3) (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3 (3) (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4 (3) (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5 (3) (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (633kB) | Request a copy
[img] Text
DAKPUS (9).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (528kB) | Request a copy
[img] Text
LAMPIRAN (3) (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris dimana sektor pertanian menjadi sumber penghidupan utama, namun hampir setengah infrastruktur irigasi mengalami kerusakan hingga berat, yang berpotensi mengganggu stabilitas suplai air. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja jaringan irigasi di Daerah Irigasi Unda, Kabupaten Klungkung, Bali. Daerah Irigasi Unda terbagi menjadi dua sub-daerah yaitu Daerah Irigasi Unda Kiri dan Daerah Irigasi Unda Kanan yang memiliki luas baku 1.483 ha dan luas fungsional 1.278 ha. Evaluasi dilakukan berdasarkan indikator kinerja irigasi sesuai Permen PUPR No. 12/PRT/M/2015, meliputi prasarana fisik, produktivitas tanaman, sarana penunjang, organisasi personalia, dokumentasi, serta peran P3A. Metode penelitian menggunakan data primer melalui observasi lapangan dan wawancara, serta data sekunder berupa laporan tahunan, peta jaringan, dan literatur terkait. Hasil analisis menunjukkan nilai Indeks Kinerja Sistem Irigasi sebesar 69%, yang termasuk kategori kurang dan memerlukan perhatian. Analisis debit rerata tahunan periode 2015–2024 menghasilkan debit tertinggi 12,30 m³/dt (2017) dan terendah 8,19 m³/dt (2019). Ranking tahunan dihitung dengan metode plotting position, menghasilkan debit andalan Q80 sebesar 8,67 m³/dt. Kebutuhan kecukupan air sawah menunjukkan variasi kebutuhan antara 0,13–2,73 l/dt/ha, dengan total kebutuhan mencapai 3,92 juta m³ pada Mei periode I. Secara teoritis, kondisi imbangan air menunjukkan namun di lapangan masih terjadi defisit terutama di wilayah hilir akibat kerusakan saluran, kehilangan distribusi yang tidak merata. Penelitian ini menegaskan perlunya rehabilitasi jaringan, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pengelolaan distribusi air yang lebih efisien untuk mendukung keberlanjutan dan ketahanan pangan di wilayah Daerah Irigasi Unda.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Kinerja Jaringan Irigasi, Debit Andalan, Kebutuhan Air Persawahan, Efektivitas Jaringan Irigasi, Daerah Irigasi Unda
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Prodi Teknik Sipil
Depositing User: Mr I Komang Koat Suwitra
Date Deposited: 22 Sep 2026 03:05
Last Modified: 22 Sep 2026 03:05
URI: http://repo.unr.ac.id/id/eprint/1052

Actions (login required)

View Item View Item